Yuden Japan

Selasa, 03 April 2012

♥♥♥♥♥ Teruntuk Suamiku ♥♥♥♥♥


 *¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨ Dalam rahasia Allah *¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨


Aku akan bangun lebih pagi.
Memandang seseorang disampingku.
Pagi di kala ku hidup dengannya.

Wajahnya bersih dan berseri.
Ada gurat kebijaksanaan disana.
Nafasnya adalah nafasku juga.
Wajah yang teduh sarat kesabaran.

Dia..
Seseorang yang Allah siapkan untuk membimbingku.
Lelaki sederhana yang apa adanya.
Dia..
Seseorang yang sabar dan dengan kelemahlembutannya meruntuhkan egoku.
Dia..
Orang yang Allah pilihkan untuk menjadi ayah dari anak2ku.

Bersamanya ..
Aku belajar memahami tiap makna dalam kehidupan.
Bersamanya aku siap hidup dalam kondisi terburukpun.
Bersamanya ada
harapan di tiap doa yang kami panjatkan berdua.

Kata-kata yang keluar dari bibirnya adalah
lautan kasih sayang untukku.
Dia enggan berbicara kecuali yang bermanfaat.
Tangan2 kokohnya perlambang perlindungannya atas diriku.
Jemarinya selalu siap menghapus air mataku.

Dia mencintai
kekuranganku.
Dia melindungi kemuliaanku dengan melabuhkan hijab diatas tubuhku.
Dia pengganti orang tuaku yang akan Membimbingku dengan kesabaran.

Dia adalah yang kupinta sedari kecil.
Yang ku haturkan ditiap bait doaku kepada Sang Maha Pengasih.
Untuknya aku
membaktikan seluruh hidupku.
Bersamanya meraih bahagia dunia akhirat.

Tangan-tangan kokohnya siap
bekerja keras.
Tersenyum dikala tertekan.
Mendoakan dikala tersakiti.
Sabar dikala miskin dan tidak sombong dikala berhasil.

Aku tahu, seseorang seperti nabi Muhammad SAW
terlalu tinggi untukku.
Tapi aku tahu, Allah telah menyiapkan dia untukku.
Seseorang yang sabar dan sederhana.

Ya allah, Didalam raga manakah jiwa suamiku itu bersemayam?

Aku tidak terlalu
memimpikan hidup yang indah penuh tawa dan berkecukupan bersamanya. Tidak.
Aku Mengharapkan hidup yang penuh
ketenangan. Dibimbing dengan kelembutan. Dibelai dan disayangi dengan kesabaran. Perlindungan abadi atas diriku.

Dia adalah titik balik dalam hidupku.
Sebuah keputusan final yang Allah gariskan untuk menjadikanku sebagai seorang istri, ibu sekaligus wanita solehah.

Tangannya tak akan pernah menyakiti tubuhku.
Kata-katanya menenangkanku.
Ucapannya adalah kejujuran.

Aku akan
berjuang dari sekarang untuk menjadi yang terbaik baginya.
Lahir dan batin.
Aku akan membuatnya
bangga memilikiku.

Ya Allah , di manakah dia Engkau sembunyikan?

Dimanapun dia.
Tolong jaga
kejujuran hatinya.
Kebersihan jiwanya. Jaga pandangan dan kemaluannya dari zina..

Terus bimbing dia agar memiliki integritas tinggi.
Mental yang teruji.
Hati yang jauh dari sifat sombong.
jiwa yang teduh dan tenang dikala tertekan.

Aku tidak akan berusaha sibuk mencarinya… Mengejarnya.
Apalagi menyia-nyiakan
yang sudah ada.
Karena aku yakin, dia ada.
Dan dia yang akan
menjemputku.

From 


 *Yuden Japan*
 

0 komentar:

Posting Komentar